Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Pahami Tentang Tahapan Perencanaan Bisnis

Tahapan Perencanaan Bisnis
Tahapan Perencanaan Bisnis

Perencanaan Bisnis merupakan dokumen tertulis yang menjelaskan rencana perusahaan/pengusaha untuk memanfaatkan peluang-peluang usaha (business opportunities) yang terdapat di lingkungan eksternal perusahaan,menjelaskan keunggulan bersaing(competitive advantage) usaha, serta menjelaskan berbagai langkah yang harus dilakukan untuk menjadikan peluang usaha tersebut menjadi suatu bentuk usaha yang nyata

Aspek-Aspek Perencanaan Bisnis

1. Aspek pemasaran

  • Daerah pemasaran
  • Situasi Pasar
  • Proyeksi permintaan
  • Strategi dan taktik pemasaran

2. Aspek produksi

  • Pengadaan bahan
  • Kebutuhan sumber daya produksi
  • Proses produksi
  • Perkiraan jumlah produksi
  • Penganggaran produksi

3. Aspek organisasi dan manajemen

  • Organisasi
  • Manajemen
  • Penganggaran organisasi dan manajemen

4. Aspek pengendalian dampak lingkungan

  • Limbah
  • Dampak biofisik
  • Dampak sosial budaya
  • Penganggaran pengendalian dampak lingkungan

Pada dasarnya, proses komposisi (composition process) dalam penyampaian pesan-pesan bisnis secara tertulis adalah suatu proses penyusunan pesan-pesan bisnis yang dimulai dari pemilihan kata, kalimat, dan paragraf hingga menjadi pesan bisnis yang mudah dipahami serta mudah diterima oleh penerima.

Secara umum, penyusunan pesan-pesan bisnis secara umum dapat meliputi  4 Tahapan Perencanaan Bisnis:

1. Perencanaan Menyusun Draft

Dalam fase penyusunan draft perlu diperhatikan beberapa hal yang cukup mendasar, seperti maksud/tujuan menyampaikan pesan pesan bisnis, siapa penerima pesan bisnis itu, apa ide pokok yang disampaikan dalam pesan itu, menentukan media untuk menyampaikan pesan bisnis tersebut.


2. Organisasi dan Komposisi

Organisasi dan komposisi pesan-pesan bisnis berkaitan erat dengan penyusunan atau peraturan kata-kata, kalimat, dan paragraf. Karena itu perlu diperhatikan bagaimana memilih dan menggunakan kata-kata, kalimat, dan paragraf yang sederhana serta mudah dipahami oleh penerima pesan.


3. Edit dan Revisi

Jika ternyata belum sesuai dengan apa yang diharapkan penerima pesan, harus dilakukan pengecekan ulang sekaligus revisi/perbaikan seperlunya, sehingga apa yang telah direncanakan sebelumnya dapat dicapai dengan seefektif mungkin.


4. Membaca Ulang

Agar penyampaian pesan-pesan bisnis secara tertulis sesuai dengan apa yang diharapkan oleh penerima pesan, maka pengirim pesan harus tetap memperhatikan bagaimana pesan bisnis secara jelas dan seefektif mungkin. Terlebih lagi dengan semakin pesatnya perkembangan teknologi informasi dan komunikasi sekarang, diharapkan penyampaian pesan-pesan bisa menjadi semakin baik dan berkualitas.